Thanks for Sharing
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


  


Lakpesdam Lobar: Main Game Bikin Asyik juga Mencerdaskan

Malam penyerahan  hadiah bagi pemenang turnament mobile legend yang digelar pengurus Lakpesdam PC NU Lobar (nuhantb, ilustrasi)

NUHANTB- Selain mengasyikkan, main game juga bisa mengasah kemampuan seseorang. Ambil contoh game Mobile Legends, ternyata punya manfaat untuk kecerdasan otak lho!. Tak heran, selain bikin asyik tapi mencerdaskan, membuat popularitas game online mobile saat ini memang sedang naik terus di Indonesia.

Sebuah penelitian seperti dilansir dari iflscience, ternyata Mobile Legends bisa menjadi tanda kecerdasan seseorang lho! Penelitian tersebut dilakukan University of York di Inggris dan melibatkan ribuan peserta

Garis besar hasil penelitian itu, memaparkan: ditemukan korelasi antara tingkat kemahiran bermain game dan tingkat kemampuan menyelesaikan uji kecerdasan. Hasil penelitian itu juga mengungkap bahwa game seperti League of Legends, Dota dan Mobile Legends berpengaruh pada IQ seseorang. Ini makin terasa ketika usia pemainnya semakin tua. Sedangkan untuk game tembak sudut pandang orang pertama, menunjukkan penurunan kemampuan seiring usia pemainnya semakin tua. Penurunan tersebut diketahui terjadi mulai usia remaja. Narasi-narasi ini tentu menarik untuk diketahui.

Membincang sisi positif ihwal game, karenanya, menarik sisi-sisi lain, kegiatan turnamen yang digelar Lakpesdam PC NU Lobar.

Ketua Lakpesdam PC NU Lobar, Abdurrahman, saat dikonfirmasi tim nuhantb.com, Selasa (18/8) mengungkapkan bahwa terkait turnamen mobile legend yang digelarnya bersama teman-teman Lakpesdam, punya nilai positif terutama bagi kemampuan mengasah taktik dan strategi. “Ini kan hal positif yang bisa ditumbuhkembangkan. Ini juga sebagai upaya membangun kedekatan dengan anak-anak muda. Pun sebagai ajang perkuat silaturrahmi juga,” ujar Abdurrahman.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut cukup semarak. Malam puncak kegiatan turnamen yaitu penyerahan hadiah kepada beberapa pemenang. Sejumlah lembaga seperti LTNU, Anshor dan Sapma Pemuda Pancasila ikut memeriahkan malam penutupan.

Kepada seluruh peserta Abdurrahman mendorong agar jangan sampai waktu hanya untuk main game. “Silahkan main, namun ingat batasi waktu main ya. Karena bagaimanapun dunia nyata yang akan benar-benar melatih dirimu dan membentukmu jadi pribadi yang kuat fisik serta mental,”tutupnya (Abu/red).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *