Thanks for Sharing
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




LPBI NU Lobar Gandeng DFAT Dampingi Masyarakat Cegah Covid-19

Rapat Koordinasi Kelompok kerja pencegahan Covid-19 berbasis masyarakat (NUHANTB, Ilustrasi)

NUHANTB- Ikut serta berkontribusi tak henti-henti dilakukan dan diikhtiarkan salah satu lembaga milik ormas besar Nahdlatul Ulama (NU).

Salah satunya Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU yang ada di Kabupaten Lombok Barat. LPBI melakukan pendampingan melalui program program ketangguhan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 (PKMM).
Dalam kegiatannya, setelah audeinsi dan pendataan dengan pihak terkait, kini membentuk Pokja di Desa Mekar Sari Kec. Narmada dan Desa Batu Kumbung Kec. Lingsar.

Program pendampingan dalam rangka meminimalisir pencegahan Covid-19 dilaksanakan selama sembilan bulan. Terhitung sejak Juli 2020 sampai dengan Maret 2021.

Program kegiatan LPBI NU kabupaten Lobar bekerjasama dengan Departemen of Foreign Affairs and Trade Australia (DFAT) dan Siap Siaga Palladium.

Bertempat di Kantor Desa Mekar Sari, Senin (10/08/20) sejumlah pengurus LPBI NU Lombok Barat bersama Pemerintah Desa hampir merampungkan pembentukan Pokja di semua RW/dusun. Di mana setiap dusun berjumlah tujuh orang. Hajatan dari pembentukan Pokja ini adalah untuk membiasakan masyarakat hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan dalam tatanan kehidupan baru.

Selain sambutan baik di desa Batu Kumbung, Desa Mekar Sari juga sangat welcome. Abdul Satar selaku Sekretaris Desa Mekar Sari menyampaikan bahwa apapun kegiatannya selama itu positif dan bermanfaat untuk warga kami, kami akan dukung.

Satar yang juga pengurus PCNU Lobar bilang bahwa, “Kebutuhan apapun yang bisa kami berikan sebagai kontribusi demi sukses dan lancarnya program ini, selama kami bisa kami akan fasilitasi”.

Sementara itu, di tempat berbeda, Ketua LPBI NU Lombok Barat Saparuddin
saat dikonfirmasi melalui pesan Wathsap
Begitu optimis dan sangat yakin. “Kami yakin program ini akan sukses karena Pemerintah Desa yang kami dampingi sangat kooperatif dan semangat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tensinya sama dengan kami,” tulisnya.

Dalam usulan program beberapa kecamatan di Lobar, sudah diajukan, namun untuk sementara lokasi yang disetujui terbatas dan masih terfokus di dua kecamatan yakni Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada.

Meski program tersebut belum menjangkau seluruh kecamatan yang ada di gumi Patut Patuh Patju tersebut, namun ikhtiar LPBI patut diapresiasi. Tentu tidak mudah melakukan program tersebut. Sebab, di tengah situasi dan kondisi yang kita hadapi saat ini, ikhtiar pengurus LPBI bukan tanpa resiko. Artinya bahwa individu atau kelompok yang terlibat dalam kegiatan tersebut harus betul-betul menjaga diri lebih dahulu secara ketat sebelum melakukan penjagaan terhadap masyarakat. Terlebih virus berbahaya ini sudah menelan jutaan jiwa di sentero jagad dunia tanpa pandang bulu.

Meski demikian, selalu positif thinking dan tetap awas. Mari saling bahu membahu mencegah terus menyebarnya Pandemi Covid. Ingat Pepatah lama bilang, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Alhasil, hanya dengan kerjasama, yang berat jadi ringan. Begitu seterusnya.

So pasti sukses selalu dan berkah. Tetap waspada para pejuang kemanusiaan, khususnya teman-teman di LPBI (Abu/red)



Advertisement


 

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *