Thanks for Sharing
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

NUHANTB, Ilustrasi 

Seluruh produk mamin di Halal Expo harus sudah tersertifikasi halal.

NUHANTB – Nilai transaksi produk makanan dan minuman (mamin) pada pameran Halal Expo Indonesia (HEI) 2019, di ICE BSD, Tangerang, pada 6-8 Desember lalu menembus Rp 5 miliar. Proyeksi ini dilandasi dengan tercapainya target jumlah pengunjung.

Dilansir republika.co.id (10/12) Ketua penyelenggara HEI 2019 Aryo Wibisono mengatakan, target 50 ribu pengunjung di HEI kali ini telah menyentuh target. Hal itu juga mampu mendongkrak pendapatan di setiap produk, terutama produk mamin.

“Kita belum akumulatifkan, tapi perkiraan saya tembus lah Rp 5 miliar untuk mamin,” kata Aryo

Menurut dia produk mamin yang disediakan dalam HEI 2019 telah melalui uji kelayakan dan mutu. Salah satu syarat yang wajib dipenuhi peserta pameran adalah logo sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Tingginya minat masyarakat Muslim dalam bertransaksi produk mamin membuatnya optimistis perhelatan HEI di tahun depan akan semakin semarak. Adapun tema besar yang kemungkinan akan diusung adalah mengenai ekonomi umat kerakyatan.

Menurut dia sudah seharusnya ekonomi berpihak kepada setiap orang, apapun latar belakangnya. Apalagi mayoritas masyarakat Indonesia merupakan penduduk Muslim yang sangat membutuhkan produk-produk halal.

Dengan digalakkannya ekonomi umat yang berkerakyatan, dia menilai akan timbul sisi produksi yang sesuai dengan kebutuhan umat, yakni halal. Di mana halal sendiri perlu dipastikan ke-tayyiban-nya karena bakal dikonsumsi secara massal.

Dia menekankan bahwa setiap Muslim sudah selayaknya memiliki sikap selektif terhadap makanan maupun minuman yang akan dikonsumsi. Sejauh ini meski belum diakumulatifkan, nilai transaksi di HEI 2019 secara keseluruhan mampu mencapai target sekitar Rp 10 miliar-Rp 12 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *